Rabu, 23 Desember 2015

Makalah pengantar bisnis ( soft skill ) go public

PERUSAHAAAN GO PUBLIC
“BANK BRI “

Universitas gunadarma

Nama : Muhamad Arief Wicaksono

NPM : 24215354

Mata kuliah : pengantar bisnis ( soft skill )

UNIVERSITAS GUNADARMA

2015/2016



KATA PENGANTAR
                                 


Puji syukur kehadirat Allah SWT. penyusun panjatkan, karena berkat rahmat serta 


bimbingan-Nya penulis berhasil menyelesaikan makalah tentang “Perusahaan Go Public 


(Bank BRI.)”. Adapun makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Pengantar 


Bisnis. Makalah ini berisikan tentang informasi perusahaan Go Public  yang secara spesifik 


membahas contoh salah satu  perusahan yang mengalami Go Public. 


Semoga makalah “Perusahaan Go Public (Bank BRI)" memberikan informasi yang berguna 


bagi masyarakat serta bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu 


pengetahuan bagi kita semua.

                                                         Bekasi, 23 Desember 2015



                                                        Penyusun

bab 1

Pendahuluan

Latar Belakang 

BUMN (Badan Usaha Milik Negara) merupakan salah satu kegiatan ekonomi dalam system perekonomian nasional Indonesia disamping kegiatan yang dikelola pihak swasta dan juga usaha yang berbentuk usaha bersama atau yang sering disebut koperasi.Dalam melaksanakan peran masing-masing berbagai macam jenis usaha ini saling mendukung satu dengan yang lain berdasarkan demokrasi perekonomian Indonesia.

Perbankan yang merupakan pendorong perekonomian nasional menjadi salah satu sector dalam BUMN, seperti yang akan dibahas dalam makalah ini adalah PERANAN PT.BANK 

RAKYAT INDONESIA DALAM MENOPANG PEMBANGUNAN DI INDONESIA.Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan dan pertumbuhan perekonomian nasional tidak terlepas dari peran serta dunia perbankan, yang sangat besar memberikan jasa-jasa kepada khalayak Indonesia, mulai dari kredit usaha kecil menengah ataupun kredit usaha lainya.Bahkan sebagai tempat penjaminan simpanan oleh masyarakat.

Tujuan 

• Mendapatkan dana untuk perluasan usaha (ekspansi) atau diversifikasi usaha dan   memperbaiki struktur modal perusahaan 

• Meningkatkan nilai perusahaan (shareholder value) 

• Melepaskan sahamnya agar mendapatkan keuntungan (divestasi).


Rumusan masalah 


 Bagaimana cara pemasaran Bank BRI ?

 Produk apa saja yang di hasilkan oleh Bank BRI ?


 Kegiatan sosial apa saja yang dilakukan Bank BRI  terhadap masyarakat ?

bab 2

Sejarah Singkat dan Perkembangan Perusahaan 


Bank Rakyat Indonesia (BRI)  adalah salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di 

Indonesia. Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan di Purwokerto, Jawa 

Tengah oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja dengan nama De Poerwokertosche Hulp en 

Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau "Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi 

Purwokerto", suatu lembaga keuangan yang melayani orang-orang berkebangsaan Indonesia 

(pribumi). Lembaga tersebut berdiri tanggal 16 Desember 1895, yang kemudian dijadikan 

sebagai hari kelahiran BRI.

Pada periode setelah kemerdekaan RI, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946 

Pasal 1 disebutkan bahwa BRI adalah sebagai Bank Pemerintah pertama di Republik 

Indonesia. Dalam masa perang mempertahankan kemerdekaan pada tahun 1948, kegiatan 

BRI sempat terhenti untuk sementara waktu dan baru mulai aktif kembali setelah perjanjian 

Renville pada tahun 1949 dengan berubah nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. 

Pada waktu itu melalui PERPU No. 41 tahun 1960 dibentuklah Bank Koperasi Tani dan 

Nelayan (BKTN) yang merupakan peleburan dari BRI, Bank Tani Nelayan dan 

Nederlandsche Maatschappij (NHM). Kemudian berdasarkan Penetapan Presiden (Penpres) 

No. 9 tahun 1965, BKTN diintegrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank 

Indonesia Urusan Koperasi Tani dan Nelayan.

Setelah berjalan selama satu bulan, keluar Penpres No. 17 tahun 1965 tentang pembentukan 

bank tunggal dengan nama Bank Negara Indonesia. Dalam ketentuan baru itu, Bank 

Indonesia Urusan Koperasi, Tani dan Nelayan (eks BKTN) diintegrasikan dengan nama Bank 

Negara Indonesia unit II bidang Rural, sedangkan NHM menjadi Bank Negara Indonesia unit 

II bidang Ekspor Impor (Exim).

Berdasarkan Undang-Undang No. 14 tahun 1967 tentang Undang-undang Pokok Perbankan 

dan Undang-undang No. 13 tahun 1968 tentang Undang-undang Bank Sentral, yang intinya 

mengembalikan fungsi Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dan Bank Negara Indonesia 

Unit II Bidang Rular dan Ekspor Impor dipisahkan masing-masing menjadi dua Bank yaitu 

Bank Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Impor Indonesia. Selanjutnya berdasarkan Undang-

undang No. 21 tahun 1968 menetapkan kembali tugas-tugas pokok BRI sebagai bank umum.

Sejak 1 Agustus 1992 berdasarkan Undang-Undang Perbankan No. 7 tahun 1992 dan 

Peraturan Pemerintah RI No. 21 tahun 1992 status BRI berubah menjadi perseroan terbatas. 

Kepemilikan BRI saat itu masih 100% di tangan Pemerintah Republik Indonesia. Pada tahun 

2003, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menjual 30% saham bank ini, sehingga 

menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., 

yang masih digunakan sampai dengan saat ini.


Visi dan Misi



Visi BRI

Menjadi bank komersial terkemuka yang selalu mengutamakan kepuasan nasabah.

Misi BRI

•Melakukan kegiatan perbankan yang terbaik dengan mengutamakan pelayanan kepada usaha 

mikro, kecil dan menengah untuk menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.

•Memberikan pelayanan prima kepada nasabah melalui jaringan kerja yang tersebar luas dan 

didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dan teknologi informasi yang handal 

dengan melaksanakan manajemen risiko serta praktek Good Corporate Governance (GCG) 

yang sangat baik.

•Memberikan keuntungan dan manfaat yang optimal kepada pihak-pihak yang 

berkepentingan (stakeholders).


susunan dewan komisaris dan direksi BRI:

Dewan Komisaris


Komisaris Utama: Mustafa Abubakar



Wakil Komisaris Utama: Gatot Trihargo



Komisaris Independen: Fuad Rahmany



Komisaris Independen: Ahmad Fuad



Komisaris Independen: Adhyaksa Dault



Komisaris Independen: Sony Keraf



Komisaris: Vincentius Sony Loho



Komisaris: Jeffry W. Wurangian



Dewan Direksi



Direktur Utama: Asmawi Syam



Wakil Direktur Utama: Sunarso



Direktur: Gatot Mardiwasisto



Direktur: A. Toni Soetirto



Direktur: Randi Anto



Direktur: Susy Liestiowaty



Direktur: Zulhelfi Abidin



Direktur: Donsuwan Simatupang



Direktur: Haru Koesmahargyo



Direktur: Mohammad Irfan


Direktur: Kuswiyoto


Cara pemasaran 



Berikut beberapa strategi pemasaran yang dilakukan Bank BRI 

1. Peningkatan kualitas kerja

Untuk meningkatkan kualitas kerja yang ada di BRI, manajemen harus memberikan 

dukungan yang lebih.

Manajemen harus lebih ketat dalam hal perekutan karyawan yang potensial, selain itu 

manajemen harus melakukan pelatihan dan pendidikan serta memberikan penghargaan 

kepada karyawan yang berprestasi. Hal ini akan memberikan peningkatan kerja yang lebih 

efektif bagi BRI. Kinerja pegawai yang bagus akan berdampak positif pada nasabah bank 

tersebut.

2. Peninkatan kepuasan kepada nasabah

Kepuasan nasabah sangat penting, hal ini adalah salah satu bentuk pemasaran yang efektif. 

Jika nasabah tidak puas dengan kinerja staff BRI, maka mereka tidak akan mau lagi 

penggunakan produk dan juga bertransaksi di bank tersebut.

Kepuasan nasabah bisa ditingkatkan dengan pelayanan yang baik dan juga memberikan 

tingkat suku bunga yang rendah dibandingkan dengan perusahaan perbankan lainnya.

3. Peningkatan terhadap penawaran

BRI melakukan peningkatan penawaran yang lebih baik dari perusahaan perbankan lainnya 

agar bisa membina dan menjaga nasabahnya agar tidak beralih pad aperusahaan perbankan 

lainnya.

Saat ini sudah banyak perusahaan perbankan yang memberikan kemudahan dalam hal kredit 

terutama kredit mikro, hal ini tentu menjadi salah satu ancman bagi BRI. Namun, strategi 

pemasaran yang dilakukan BRI adalah menggandeng, membina dan mempertahakan 

nasabahnya untuk tetap menggunakan produk yang ditawrkan oleh BRI.

4. Sistem penjualan melalui pola CPP

Untuk meningkatkan penjualan produk agar bisa mendapatkan lebih banyak konsumen, BRI 

melakukan pola penjualan CPP. Pola CPP memang cukup bank namun kadang mantri bank 

harus mendatangi langsung nasabah dan mencari alamat nasabah yang bersangkutan. Sistem 

pejualan dengan pola CPP ini sebenarnya cukup efektif, namun tidak jarang pelaksanaannya 

bisa kurang efektif.

5. Produk yang terus ditingkatkan

Produk yang ditawarkan oleh BRI terus menerus ditingkatkan, hal ini harus sesuai dengan 

keinginan masyarakat. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang terbaik untuk semua 

produk yang diberikan bank, hal ini dilakukan BRI dengan membuat produk yang bisa 

diterima oleh masyarakat dan memang dibutuhkan oleh mereka.

6. Hadiah

Bukan hanya menjalankan promosi saja, BRI pun juga tak segan-segan memberikan hadiah 

kepada nasabahnya yang telah setia menggunakan produk yang ditawarkan oleh BRI. Hadiah 

adalah salah satu promosi yang cukup mudah dan memberikan hasil yang bagus untuk 

kedepannya.

Produk Perbankan Bank BRI



1.      Produk Simpanan



a.       Produk Tabungan



1.      Tabungan Britama 



2.      Simpedes 



3.      Simpedes TKI 



4.      Tabungan Haji 



5.      Tabungan Britma Dollar



b.      Deposito



1.      Rupiah



2.      Valas



3.      On Call



c.       Giro BRI



1.      Giro BRI Rupiah



2.      Giro BRI Valas



2.      Produk Pinjaman 



         Pinjaman Mikro



1.      KUPEDES



         Pinjaman Ritel 



1.      Kredit Agunan Kas



2.      Kredit Inventasi 



3.      Kredit Modal Kerja 



4.      KMK Ekspor 



         Pinjaman Menengah 



1.      Agribsnis 



         Pinjaman Program 



1.      KPEN-RP 



2.      KKPE Tebu 



         Kredit Usaha Rakyat 



1.      KUR BRI



3.      Produk Konsumer 



         Kartu Kredit 



1.      Kartu Visa 



2.      Kartu Master 



         Kredit Pemilikan Rumah 



1.      KPR BRI 



2.      Simulasi 



         Kredit Kendaraan Bermotor 



1.      KKB Mobil Baru & Bekas 



2.      KKB-Refinancing 



Kegiatan sosial :



 Buka puasa bersama 1000 anak yatim



 Donor Darah 



 Khitanan massal



 Operasi katarak


 Pembagian sembako gratis




DAFTAR PUSTAKA

http://www.bri.co.id

http://id.wikipedia.org

http://www.bumn.go.id

http://bisnis.tempo.co/read/news/2015/08/12/087691214/ini-susunan-dewan-komisaris-dan-

direksi-bri-terbaru

http://produk-jasa-bank.blogspot.co.id/2012/06/produk-dan-layanan-jasa-bank-bri.html

http://ahliperbankan.com/strategi-pemasaran-bank-bri-dalam-microfinance/

https://csrbri.wordpress.com

http://www.brisyariah.co.id


https://csrbri.wordpress.com/about/
























Tidak ada komentar:

Posting Komentar